Pemdes Pondokkaso Tengah Dan BPD Gelar Musdes 2018

pondokkasotengah.desa.id – Musyawarah Desa (Musdes) adalah musyawarah antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa dan unsur masyarakat yang diselenggarakan oleh BPD untuk menyepakati hal-hal yang bersifat strategis, seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPD).

Seperti halnya, BPD Desa Pondokkaso Tengah menggelar Musdes dalam rangka penyusunan rancangan RKPD Perubahan T. A. 2018, penyusunan rancangan RKPD tahun 2019 serta penyusunan daftar usulan RKPD tahun 2020, bertempat di Aula Desa Pondokkaso Tengah Kecamatan Cidahu, Jum’at (21/09/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Perangkat Desa, para Ketua RT, para Ketua RW, Ketua LPM, pengurus BUMDes, Babinsa, Kader, PKK dan tokoh masyarakat lainnya.

Pembangunan bisa dilaksanakan oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) apabila ada kesinambungan dan kerjasama antara masyarakat dan Pemdes, karena itu semua bisa berjalan apabila ada masukan-masukan dari masyarakat yang diketuai oleh para Ketua RT masing-masing yang nantinya Pemdes bisa melaksanakan dengan dasar dan menentukan skala prioritas mana saja yang perlu dilaksanakan untuk tahun 2019, demikian dikatakan Ketua BPD Endang Sunandi, S. Pd. dalam sambutannya.

Lanjut Ketua BPD, untuk pembangunan tahun 2018 apakah sudah selesai semuanya, itu semua bisa kita lihat, evaluasi, ferivikasi serta bisa terjun langsung ke lapangan yang tentunya Pemdes mengakui bahwa sampai dengan saat ini pembangunan yang diprogramkan tahun 2018 masih banyak menyisakan pekerjaan.

“Pekerjaan yang masih tersisa atau belum beres ditahun 2018 itu semua menjadi PR yang harus diselesaikan oleh Pemdes, mengenai teknis pelaksanaannya apakah untuk program ditahun 2019 atau mau dilanjutkan program sekarang ditahun 2018, itu sebuah pertanyaan yang wajib diketahui bersama. Dalam kesempatan ini masyarakat punya hak untuk bertanya apa kendalanya sehingga bisa menyisakan pekerjaan yang belum selesai”, ujarnya.

Kepala Desa Pondokkaso Tengah Agun Gunawan menambahkan, masih banyak pekerjaan yang belum terealisasi di tahun 2018 dikarenakan masih nunggu radiogram dari Pemkab Sukabumi untuk pencairan Dana Desa (DD) termin 3.

“Menurut kabar berita DD untuk tahun 2019 akan bertambah untuk pembangunan dan pemberdayaan, alokasi DD 60% untuk pembangunan dan 40% untuk pemberdayaan”, jelasnya.

Ditempat yang sama Sekretaris Desa Pondokkaso Tengah Dadan Ramdani memaparkan, penyusunan RKPD Perubahan tahun 2018 berdasarkan baku indikator tahun 2017, dan untuk tahun 2018 ada 2 program yaitu Pengadaan Sarana Air Minum Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan pembangunan Pusat Pelayanan Terpadu (Pusdu).

“Pencairan DD termin 3 akan dialokasikan untuk melanjutkan pembangunan rabat beton Jalan Kerenceng Cipanengah yang sempat tertunda dikarenakan biayanya tidak mencukupi dan akan dialokasikan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang berlokasi di Kp. Bantar RT 04 RW 01 serta Kp. Bojongpari dan apabila ada sisa akan digunakan untuk pelayanan sosial”, pungkasnya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan